13 April 2023
Aku membaca fiksi karyamu, namaku terlihat terselip dalam diksimu.
Kau menulis diatas tinta merahmu "jangan menyirami bunga yang layu, sirami saja bunga yang tampak tumbuh indah didepanmu".
"Aku ingin menanam bunga matahari disetiap sudut halaman rumahmu, agar kau ingat hidup ini harus tumbuh kearah cahaya". Kataku dengan batin yang tenang.
Sudah kukatakan hidup yang tak dipertaruhkan tak akan dimenangkan, maka ketika jalanmu sudah patah kau hampir nyerah. Kelak kau berguru pada jalanmu, kemudian bungamu akan tumbuh kearah yang kau tuju.
Tak semua harus seperti kuda, kadang kala menjadi kura-kura juga indah; kura-kura sangat menikmati perjalanannya ia memandangi lirik-lirik akustik, puisi anak indie, dan kanvas yang penuh dengan tinta pancarona
HAMBA3S
Komentar
Posting Komentar