Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2023

25 April 2023

Gambar
  Sindoro 3.136 Bukannya jalan yang kau tempuh sangatlah jauh? Kenapa kau tetap mencari rumah? Dimana rumah sungguhmu?

24 April 2023

Gambar
  Sindoro 3.136 Gaji berapa yang harus kau peras untuk membayar masa depanmu?

23 April 2023

Gambar
  Sindoro 3.136 "Aku lelah jadi manusia, jika boleh aku jadi rerumputan hutan. Tugasnya hanya terinjak injak tanpa berontak, sialnya sebatas jadi pakan peternak!!" Semua ada sialnya hanya saja bagaimana sudut pandangmu untuk bersyukur. Menjadi apa? Menjadi siapa? Kamu adalah kamu tak akan mungkin jadi ia. Burung yang terlanjur terbang tak akan bisa dipaksa untuk berenang. Semua orang punya jatah untuk jatuh dan semua orang punya jatah untuk tumbuh. HAMBA3S🌻

22 April 2023

Gambar
  Sindoro 3.136 (watu tatah) Aku berlari ditaman itu, memandangi pesawat kertas yang kubuat. Kutulis selembar puisi tentang "kembali menari". "Jangan terlalu mengejar kupu-kupu, rawat saja kebunmu" kataku dalam aksara puisiku yang kutulis di pesawat kertas itu. Kemudian ku lemparkan pesawat kertas itu, ia terbang memandangi pohon yang tumbang, kemudian tumbuh kembali mekar, melahirkan buih² baru. Kulihat kembali peswat kertas itu terbang tinggi berputar putar, memandangi isi bumi. Namun, sayang pesawt kertas itu tak kunjung kembali, ia terbang liar menuruti kata hatinya. Kataku dalam kalbu "sampai jumpa mimpi indah". HAMBA3S

21 April 2022

Gambar
  Sumbing 3.371 Begitulah terkadang orang ingin ke gunung rinjani hanya menikmati cantiknya.  Kadang ingin kegunung argopuro hanya menikmati luas sabananya. Kadang juga ingin mendaki agar dirinya dianggap kuat. Masing-masing orang memiliki cara untuk merasakan. Dan masing orang punya cara untuk melupakan lelah fikiran. HAMBA3S

20 April 2023

Gambar
  Sumbing 3.371 (track climbing menuju puncak sejati) Sudah ku tebak langkah kakimu mengarah pada kaki gunung yang belum jadi tujuan. Namun seakan panggilanmu terarah pada mulut yang pernah berkata.  "kau perlu mendaki gunung yang cantik itu, ia kesepian. Jika bahunya kau sandarkan pada atapmu, hujan pun akan pecah pada bahumu". Sebenarnya aku tau bagaimana proses matahari berpamitan pada buana. Datang dan pulang ia memberikan senyuman pun dengan salam yang sopan. Kala waktu datang dan pulang, manusia menyebutnya senja. Aku sadar ilalang selalu tumbuh. Lalu siapa mau menjadi pelaku agar ilalang gunung selalu terlihat rapi? Bukankah jika semakin tumbuh panjang semakin indah dipandang?  HAMBA3S

19 April 2023

Gambar
Sumbing 3.371 (menuju puncak sejati) Pukul tiga lebih empat puluh kembali ku rindukan tapakan kaki yang belum pernah ku singgahi. Aku membayangkan tapakan kaki ku menggapai cakrawala dengan musik akustik yang mungkin juga pernah kau dengarkan. Aku membayangkan kakimu sama dengan tapakanku, kemudian kau melemparkan cerita siulan burung, melihat matahari berpamitan pada siang yang akan berganti bulan. Semerbak hirupan rindu bertemu dengan ketinggian yang kian mengingatkan bahwa Setinggi apapun tapak kaki yang ku pijak aku tetaplah kecil dimata tuhan, Setinggi apapun langkah yang kugapai aku tetaplah tanah yang diciptakan untuk bersyukur pada tuhan. Namun sayang, kata itu hanya sekedar lirik aksara yang kutumpahkan dalam bait diksiku. Kata itu hanya tulisan yang enggan kukembalikan pada hati yg hampir mati, mengaras bagai batu. Aku ingin kala bersama bulan kudapatkan siulan burung yang menapak hingga nurani, hingga aku dapat mengembalikan lirik-lirik singkatku dulu menyatu kembali untuk k...

18 April 2023

Gambar
  Sumbing 3.371 "Tokkk... Tokk.. Tok.!" Kudengar jelas ketukan kemarin, jelas menapak didaun telinga. Sajakku terjeda 96Jam. Memutar masa² saat matahari  terbit. Aku menghirup embun layak seperti yang kurasakan saat-saat rasa kala itu datang. . Walau ketukan itu terdengar jelas. Namun, aku masih belum faham arah mana yang kau tuju.  "Ah sial. Tak mungkin aku meletakkan putik sanubari hanya sekedar membanggakan sajak² seni atau sekedar ancala diksi". (Kataku) . Lirikku kembali lemah, Diksiku mulai tumpah diatas tinta, Kuasku abstrak tak terarah, Benarkah itu ketukanmu nona? . Atau... atau.. emm. Atau...? "Tokkk... tokk.. tok.." "Iya? Siapa?". Kubukakan pintu yang kau ketuk, asmamu hanya terukir dalam sajak lama, jadikan aku rumah. Riput wajahmu melemah, mataku menyangga bekas lukamu yang kubaca. Akhirnya aku faham bahwa kau butuh rumah. Namun, itu hanya mungkin. Hayalanku waktu itu, saat² kakimu melangkah dalam ruang hampa. HAMBA3S

14 April 2023

Gambar
SUMBING 3.371 (Batu singa) Kabarnya akasara yang terpendam bernama impian mulai menjemput. Bungaku mulai mekar, tumbuh harum hingga kupu-kupu hinggap mengincipi sariku. Bukan aku yang menjemput kala mimpi yang terpendam lama. Namun, impian yang menjemput dikala hampir berhenti melangkah. Ukiran kata dalam aksara lamaku "tulislah impian walaupun 1000 impian. Jika belum terwujud sekarang maka besok, jika besok belum maka lusa, jika lusa belum maka bulan depan, jika bulan depan juga belum terwujud maka tahun depan. Setidaknya barang impian tak pernah busuk, sekalipun aku mengukirnya". Kabarnya setelah membaca lirik lama, aku diterjang banjir yang deras dengan ketakutan ragu dan tujuan yang menggebu. Intinya. Jangan malu dengan ukiran lamamu. Benar kau akan malu pada ukiran lamamu namun potensi akan menambah pada dirimu. Oleh karena itu pepatah sering mengatakan "belajar pada pengalaman". HAMBA3S

13 April 2023

Gambar
Sumbing 3.371 (batu singa)  Aku membaca fiksi karyamu, namaku terlihat terselip dalam diksimu. Kau menulis diatas tinta merahmu "jangan menyirami bunga yang layu, sirami saja bunga yang tampak tumbuh indah didepanmu". "Aku ingin menanam bunga matahari disetiap sudut halaman rumahmu, agar kau ingat hidup ini harus tumbuh kearah cahaya". Kataku dengan batin yang tenang. Sudah kukatakan hidup yang tak dipertaruhkan tak akan dimenangkan, maka ketika jalanmu sudah patah kau hampir nyerah. Kelak kau berguru pada jalanmu, kemudian bungamu akan tumbuh kearah yang kau tuju. Tak semua harus seperti kuda, kadang kala menjadi kura-kura juga indah; kura-kura sangat menikmati perjalanannya ia memandangi lirik-lirik akustik, puisi anak indie, dan kanvas yang penuh dengan tinta pancarona HAMBA3S

12 April 2023

Gambar
Sumbing 3. 371  Ada jalan yang belum bisa ku mulai untuk dirimu kasih. Ada mata yang belum siap kutatap agar dirimu menetap. Ada rindu yang menggebu tapi malu ku ungkapkan padamu. Biarkan catatanku penuh walaupun denganmu hanya halu. Biarkan bungaku layu agar aku tau makna tumbuh. HAMBA3S

11 April 2023

Gambar
  Sumbing 3.371 Mungkin tak ada lagi asma yang kubawa dipuncak ancala, kecuali asma ayah. Tak ada lagi asma ratu, kecuali pukau sang ibu. Kini pancaronaku hanya menjemput senja, betapa sopannya ia berpamitan dengan pecahnya baksara membawakan lembayung dikala fikiran terkurung. Selaksa kata yang ku ukir, Selaksa beban yang ku pikir, Hingga akhirnya merasa terusir. Saat itulah ukiranku menjemput diriku. Entah terwujud atau tidak, ukiranku tetap utuh, menjadikan mata menjadi hujan yang menetes diatas cakrawala sang esa. HAMBA3S-14 

10 april 2023

Gambar
Sumbing 3.371 Tak sempat kuasku jatuh atas kanvas. Ilusiku tinggi, aku membawa namamu diatas cakrawala usai raya. "Anindiya kau anitya dalam abdiku".  Kataku yang menyembunyikan tafsir darimu. Jikalaupun kau membacanya, baitku akan menjadi multitafsir. Kemudian tetap merdeka. Api yang menganggapmu asik, semilir angin yang kau anggap berisik, dan aku yang kau anggap usik. Sekali lagi anindiya "kau anitya dalam abdiku". HAMBA3S-14